SAINT PETERSBURG,SELASA-Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Senin (24/11), mendesak Presiden terpilih AS Barack Obama membatalkan rencana penempatan perisai rudal AS di Eropa Timur.
Putin memperingatkan akan ada satu "tanggapan yang layak" dari Rusia jika rencana itu tetap dilaksanakan. "Proyek ini ditujukan terhadap kekuatan strategis Rusia. Dan kami dapat memberikannya dengan satu tanggapan yang layak," kata Putin dalam konferensi mengenai hukum hak asasi manusia di Saint Petersburg, Rusia.
Tetapi ia menambahkan: "(Jika) tidak ada lokasi pertahanan rudal di Polandia dan Republik Ceko -- maka tidak akan ada tindakan balasan."
Obama, yang akan memangku jabatannya 20 Januari belum memberikan pernyataan yang tegas menyangkut apakah ia berniat meneruskan rencana yang dibuat oleh pemerintah Presiden George W. Bush itu.
Putin menambahkan bahwa jika pemerintah baru Obama bersedia membatalkan rencana itu maka "isu itu akan dicabut" dan "kecenderungan negatif" akan berakhir.
Presiden Rusia Dmitry Medvedev akhir pekan lalu mengatakan bahwa walaupun sikap pemerintah Bush tampaknya sangat keras ketimbang sikap presiden terpilih, Rusia tampaknya lebih berhati-hati.
Rusia berulang kali menyatakan kemarahannya terhadap rencana-rencana AS untuk menempatkan satu sistem radar pertahanan rudal di Republik Ceko dan rudal-rudal pencegat di Polandia.
Awal bulan ini Moskow memperingatkan bahwa pihaknya dapat menempatkan rudal-rudal di daerah kantong Rusia, Kaliningrad , dekat Polandia untuk menanggapi tindakan AS itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang